Thursday, September 25, 2008

mulailah dari yg anda mampu dulu

mulailah dari yg anda mampu dulu

1. sesuatu akan menjadi indah pada waktunya

2. nothing good comes easy

Tuesday, September 9, 2008

The Greatest Foot Print


One night a man had a dream. He dreamed he was walking along the beach with the Lord. Across the sky flashed scenes from his life. For each scene, he noticed two sets of footprints in the sand, one belonged to him, and the other to the Lord.

When the last scene of his life flashed before him, he looked back at the footprints in the sand. He noticed that many times along the path of his life there was only one set of footprints. He also noticed that it happened at the very lowest and saddest times in his life.

This really bothered him and he questioned the Lord about it. "Lord, you said that once I decided to follow you, you'd walk with me all the way. But I have noticed that during the most troublesome times in my life there is only one set of footprints. I don't understand why, when I needed you most you would leave me."

The Lord replied, "My precious, precious child, I love you and I would never leave you. During your times of trial and suffering, when you see only one set of footprints, it was then that I carried you."

Thursday, July 3, 2008

Personal Property Portofolio












dari sudut pandang finansial property itu tidak sepenuhnya bisa dikontrol sesuai dgn keinginan kita. namun setidaknya ada 2 hal yg terlibat di dalam aspek finansial di bisnis property :

1. controlable
> cashflow = pendapatan sewa harian, bulanan, tahunan
> manajemen pengelolaan propertinya
> fix & variable costs
> depresiasi

2. uncontrolable
> market value
(harga pasaran)
> capital gain = keuntungan akibat selisih harga jual - harga beli
> apresiasi
> pajak
> apresiasi
> risk = bencana alam, human error, perang dll

sekedar tambahan dalam memilih instrumen investasi harus disesuaikan dgn karakter dan usia kita. karena investasi yg artinya kita memegang suatu instrumen keuangan yg kita harapakan memberikan imbal hasil keuangan positif (keuntungan) dalam waktu tertentu.

investasi yg sesuai dgn usia secara garis besar bisa dikelompokkan dalam range :
1. 0 - 30 thn = agresif,
lebih banyak porsi berupa : bisnis, reksadana, saham,
2. 30-40 thn = semi agresif,
berupa : bisnis, saham, property, reksadana, emas, life & health insurance
3. 40-50 thn = semi moderat
bisnis, property, emas, reksadana, life & health insurance, saham, deposito
4. 50-60 thn = moderat
bisnis, property, emas, reksadana, life & health insurance, deposito (dgn porsi yg lebih merata dibandingkan no 3)
5. 60 thn keatas = relaxing
property, life & health insurance, emas, reksadana, deposito
catatan : urutan berdasarkan prioritas

sedangkan investasi berdasarkan karakter :
1. agresif = bisnis, saham, property
2. moderate = bisnis, saham, property, reksadana, deposito, emas
3. prudent = bisnis, property, reksadana, deposito, emas

beberapa role of thumb dalam berinvestasi :
1. jangan menaruh seluruh telur ke dalam 1 keranjang
2. imbal hasil / yield investasi harus min 5% diatas nilai inflasi + risk premium
3. high risk high return

Saturday, June 14, 2008

tentang perjalanan bisnis


setiap bisnisman seharusnya berpikir rendah hati dan sadar bahwa kita masi sama2 berada di garis start dan isyarat dimulainya pertandingan baru dinyalakan. karena masi banyak lika liku yg harus kita hadapai didepan sana, ibarat lomba lari marathon masi berpuluh kilo meter tantangan yg masi harus dihadapi.

yang paling penting dalam kehidupan begitu juga bisnis adalah bagaimana kita bisa memaknai setiap langkah kita dan mengambil hikmah atas segala keberhasilan dan kegagalan. jadi jangan takabur kalo ada berhasil sebaliknya jangan patah arang bila ada kegagalan. dalam hidup selalu ada saat pertama dan sebaliknya selalu ada "pengampunan" artinya kalo anda dalam berbisnis ada kesalahan fatal, katakan : ditipu partner kerja, terjerat hutang karena memulai usaha dari kartu kredit yg berbunga mencekik leher, belum ngerti pengeloloaan bisnis tapi nekad mencebur kedalamnya dan ternyata belakangan hari gagal total, jangan pernah menyerah. anggap itu hanyalah sekedar riak riak kecil yg harus anda nikmati atau ombak ombak besar yg harus anda arungi. memang benar kesempatan tidak datang dua kali, namun selalu ada kesempatan yg lebih baik bagi orang yg bertekad bulat (persistance).

guna mencapai garis finish dalam menaklukkan bisnis masi banyak pengetahuan & ketrampilan yg harus kita kuasai, dari yg esensial yg mutlak harus diketahui di lain sisi ada yg sekedar ketrampilan atribut yg kalo ada bagus kalo tidak ya tidak akan menghilangkan maknanya. keahlian esensial dalam bisnis itu menurut saya antara lain :

> filosofi : bahwa pengusaha itu ada untuk memberikan kemaslahatan dunia aherat (the rain maker)
> finansial : tahu mana itu aset (harta), liabiliti (hutang), income (pemasukan) dan ekspens (pengeluaran) serta pengetahuan untuk mengetahui perbedaan diantara semua hal tsb
> marketing : bahwa kita bekerja bukan untuk uang dan barangan dagangan kita tp untuk market (pasar, pelanggan), terus berusaha sampai bisa menjadi "sales rajawali"
> kreatifitas : dgn semakin banyaknya pelaku bisnis dgn ilmu yg relatif sama, mentor yg sama, dukungan pendanaan yg sama, teknologi yg bisa dibeli dan sama dsb kita harus membuat terobosan yg berbeda dgn massa kebanyakan (outsmarting competitor, lagi lagi blue ocean strategy kan?) agar dalam memenangkan persaingan bisnis atau perusahaan akan tutup.
> mental : pola pikir yg kuat bahwa kita ditakdirkan untuk berhasil dan menjadi hebat, cuma kelemahan diri kita sebagai manusia aja yg kadang kala membawa kegagalan dalam berusaha

begitu irama kecepatan lari (pace) telah kita dapatkan di pertengahan lomba, saat itulah saat kita menikmati atas segala jerih payah yg telah kita tinggalkan berupa jejak jejak kaki yg telah terbentang di sepanjang perjalanan nun jauh di belakang sana. ini adalah saatnya kita bersiap siap melewati garis finish, memutuskan pita kemenangan dan merayakan segala perjuangan dan keberhasilan diiringi dengan segala gemuruh tepuk sorak di tengah hiruk pikuk keramaian. itulah saatnya kita sadar bahwa segalanya sudah kita capai dan harus kita iklaskan untuk diselesaikan dan dijauhkan dari segala sorak sorai kembali menuju kehingan abadi seperti sedia kala

iklas


dalam hidup kita harus memiliki keseimbang antara kebahagiaan raga dan jiwa. sebisa mungkin kita membagikan ke sesama apa yang telah diterima yg merupakan ungkapan rasa syukur sehingga segala rejeki dan kemudahan ditambahkan kepada kita terus menerus.

ada yg dalam berbagi itu seingatnya dan ada yg rutin, ada yg dengan angka tertentu 2,5% 5%, 10% s/d 35% dan ada yang telah memberikan 100% miliknya ke sesama, ada yg memberikan dengan sukarela penuh kebahagiaan dan ada yg memberikan dengan "khusus ke sesama operator" serta "syarat & ketentuan berlaku". semua tidak ada yg salah karena setiap tindakan itu merupakan pilihan dan tanggung jawab moral pribadi mereka kepada Sang Pencipta dan sesama.

sy jadi teringat kata2 salah satu rekan dalam suatu diskusi dia punya kiat bahwa untuk berhasil "Tuhan itu harus disuap", dia kasih contoh katakan bulan depan ingin mendapatkan penghasilan 100 juta maka bulan ini harus berkorban 2,5 juta istilah dia "amalnya sdh diindent dan dibayar lunas agar rejeki pasti dibalaskan kemudian". secara pribadi sy tidak sependapat, seolah2 "betapa rendahnya moral Tuhan karena harus disogok segala dan untuk patuh menuruti nafsu kita sebagai manusia" karena katakan tanpa kita berikan persembahan apapun Tuhan itu tetaplah Maha Kaya dan Pengasih dan Maha Maha yang lain serta tidak perlu perlakuan demonstratif justru sebaliknya kita sebagai manusia akan kelihatan "belangnya" berupa "ego dengan mendemonstrasikan amal baik" secara mencolok seperti itu, biarlah sifat arif dan bijaksana itu mengalir dari dalam diri kita berupa kasih sayang terhadap sesama tanpa peduli siapa dia, "caring someone else no matter who, how, what doing they are"

itulah Golden Rule yg sepatutnya lebih kita amalkan. sy jadi teringat kata2 mantan top CEO Group Astra Bpk TP Rachmat dalam suatu bincang2 bahwa "rasa bahagia dia dapatkan ketika memberi"

saya pribadi menggangap tindakan sehari2 itu haruslah merupakan amal kebaikan asal dilakukan dengan penuh iklas yg akan tercatat dalam Buku Kehidupan, sementara itu definisi iklas bagi sy adalah memberikan dengan tulus dan melupakannya

BANGUNAN dan ARSITEKTUR


apabila anda berminat bergelut di dunia properti, salah satu yg mutlak selalu harus dipahami dgn baik dengan baik adalah BANGUNAN dan ARSITEKTUR.

bangunan disini tampil beragam rupa, bisa : rumah tinggal, ruko, pabrik, hotel, convention center, mall, tempat ibadah, bahkan yg paling sederhanapun sebuah pos jaga satpam yg ada di pintu gerbang depan perumahan kita tetap layak disebut sebagai bangunan.

jadi bangunan disini tidak memperdulikan apakah akan dipergunakan oleh seorang presiden atau tukang becak, bentuknya besar atau kecil, terletak di kawasan elite atau kumuh, terbuat dari bahan mahal kualitas prima dan mewah bak istana raja ataupun sekedar kolase dari kardus bekas di sepanjang Kali Code Jogja bagi para pemulung pun layak kita sebut bangunan.

BANGUNAN bisa diartikan adalah segala tempat berlindung buatan manusia yg dipakai untuk melindungi diri dan mendukung kehidupannya dgn baik agar tidak terganggu oleh faktor : fisik, psikis & emosional.

lah terus kalo arsitektur itu apa?
sedangkan arsitek itu apa? apakah sejenis artis gitu?
apa ada kaitannya dgn estetika? ko komponen pembentuk katanya mirip?


arsitektur yg kita selama ini adalah diturunkan dari kata bahasa inggris architecture, yg asal muasalnya sebagaimana kebanyakan ilmu klasik yg ada di eropa adalah berasal dari bahasa yunani architekton = master builder, "kepala tukang" = "tukang yg ahli".

sedangkan karya tulis yg pertama kali hadir adalah De Architectura ditulis oleh seorang arsitek yunani Vitruvius pada abad ke-1 Masehi. Dia memberikan syarat sebuah bangunan itu harus memenuhi 3 syarat yg harus dipenuhi agar yaitu firmitatis utilitatis venustatis = kekokohan, berdaya guna, mempesona. landasan pemikirannya ini selanjutnya merupakan landasan teori berarsitektur klasik di dunia barat dan selanjutnya berkembang ke seluruh dunia sampai saat ini.

dunia timur dengan segala kearifannya juga memiliki akar arsitektur yg berbeda, di india dikenal istilah Vasthu (Vidya) yg dapat disetarakan dgn (Ilmu) Arsitektur di belahan barat. sedangkan pelakunya yaitu arsiteknya punya bbrp sebutan yg artinya relatif sama artinya yaitu : sthapati, achariya, atau sutradhara. jadi ternyata kita sebagai bangsa Indonesia tdk perlu berkecil hati kan, karena kita ternyata memiliki akar budaya arsitektur yg murni dan kuat yg kita serap dari kebudayaan india tsb.

arsitektur bukan lagi sekedar membangun fisik untuk keperluan manusia, tapi melibatkan aspek budaya yg terlibat didalamnya sehingga apabila kita pada saat ini masih melihat peninggalan berbagai bangsa kuno dari masa lampau masih berdiri tegar s/d saat ini itu meruapakan petunjuk bahwa bangsa tersebut telah memiliki peradaban yg tinggi pada saat itu karena arsitektur yg telah dicapai berbanding lurus dgn tinggat peradaban suatu bangsa. hal ini masih dapat kita lihat bagaimana bangsa yunani, romawi, mesir, china, india, nusantara, maya dll peninggalan arsitekturnya masi banyak yg berdiri kokoh sampai dengan saat ini.

jadi singkat kata bagi masyarakat awam, ARSITEKTUR bisa dimaknai sebagai bangunan buatan manusia yg telah "ditiupkan jiwa kedalamnya".

dunia arsitektur yg ada didunia ini sangat beragam disebabkan banyak faktor yg mempengaruhinya bisa bermacam2, misal :
> geografis : mesir yg tandus & berpadang pasir lebih cocok membangun suatu super struktur yg solid berupa piramida karena tersedia tambang batu granit dgn kualitas terbaik.
> kepercayaan : yunani yg memiliki banyak dewa yg serupa dgn manusia menurunkan skala arsitektur yg merupakan turunan dari dimensi tubuh manusia ideal itu sendiri ke dalam bangunannya yg terkenal dgn 3 gaya yaitu: The Doric, Ionic and Corinthian.
> keadaan alam : jepang dgn alamnya yg labil karena terletak daerah pegunungan berapi dan mudah terjadi gempa, maka melahirkan arsitekturnya yg non rigid yg terbuat dari kayu berpasak sehingga fleksible. dll

sedangkan ARSITEK adalah pelaku arsitektur itu sendiri, atau memakai istilah "si doel anak sekolahan", arsitek adalah tukang insinyur tentang ilmu arsitektur yg memahami kaidah estetika dalam perancangan dan pembangunannya.

skrg balik ke topik yg kita geluti sebagai ENTREPRENEUR, apabila misalnya anda akan membangun suatu rumah impian, ato resort hotel terbaik di dunia yg tanahnya sdh anda miliki di suatu pulau terpencil dgn pemandangan tepi lautnya yg berkoral dgn air laut tenang yg membiru atau tanah kosong yg sangat strategis di tengah pusat bisnis yg rencananya akan anda bangun menjadi mix use complex lengkap mulai mall, apartement, office, entertainment,education, convention center dll, anda punya skrg 2 pilihan, mau "menjadikan karya anda tersebut cukup sebagai pintalan benang yg setelah selesai akan menjadi handuk yg mudah kita beli di toko" yaitu berupa sebuah BANGUNAN saja yg sekedar berarti se-efisien mungkin (biaya murah), se-efektif mungkin (menyuguhkan fungsi2 pokok saja, orientasi karya nir karsa) atau anda lebih "berhasrat merajut sebuah mahakarya yg benangnya terbuat dari pembuluh darah jantung terbaik anda karena setelah jadi akan dipersembahkan menjadi selendang terindah buat kekasih tercinta dimana setiap detak jantung anda akan selalu dapat dirasakannya", inilah yg disebut sebagai ARSITEKTUR.

jadi kita sekarang telah mengerti bahwa kita ada pilihan berinvestasi dan menjadi kaya raya secara "lebih beradab" dgn memiliki sesuatu yg bersertifikat SHM bukan sekedar bernilai aset sekian rupiah namun juga merupakan "bangunan2 berjiwa" yg bernama arsitektur.

in memoriam : YB Mangunwijaya (1929-1999)

tahapan menjadi sukses


menurut sy ada beberapa tahapan agar sukses berbisnis :

1. survive (karena kt masih dalam tahap belajar & buta akan dunia tsb), thp ini adalah masa kritis krn beradasarkan statistik 80% bisnis yg baru dirintis akan gagal total di thn pertama & sisa yg 20% itu akan tersaring lagi & pada akhir th k-5 yg tinggal beratahan sekitar 5% yg & biasanya yg tersisa adalah bisnis yg kelak akan sukses karena telah melewati ujian five years syndrome. bisa dikatakan juga pada saat ini kt dlm tahap "membuat pondasi / sdg menaabur benih kesuksesan"

2. development, setelah kt paham bisnis tsb, menguasai A to Z smp ke detil2nya, ini saat untuk melambungkan bisnis mnuju ke puncak karier ibarat "mengendarai mobil dgn gigi 7". manuver bisnis apapun akan semkin mudah pada tahap ini karena : organisasi, finansial & pengalaman kerja sdh cukup makan asam garam sehingga makin tidak ragu lagi dalam mengambil peluang2 yg ada & berakrobat secara finansial krn pd tahap ini leverage value tlh semakin kuat. istilah di tahap ini adalah "membangun rumah smp siap huni / saat memanen buah yg tlh kt pelihara"

3. comfort, bisnis sdh mencapai tingkat kedewasaan, profit stabil & besar, cashflow lancar, pelanggan loyal banyak, merk sdh terkenal, bisnis dikuasai sepenuhnya, organisasi solid. tp ada bahaya kalo tdk diremajakan bisnis akan mnjadi menua & mnurun produktifitasnya, harus ada rejunevation kalau ingin tetap kinclong. bisa dikatakan ini adalah tahap menikmati krn rumah yg kt bangun dgn susah payah telah jadi tinggal ongkang ongkang kaki mengamati buah buah yg akan dipanen rutin. istilah kontemporernya saat ini adalah Financial Freedom, karena tanpa anda perlu terlibat secara fisik & hadir ditengah tengahnya bisnis tiap bulan akan mengalirkan uang ke pundi pundi anda

beda PROPERTI dan REAL ESTATE


baik PROPERTI dan REAL ESTATE sebenarnya menunjuk kepada satu pemahaman yg sama dan secara sederhana bisa disebut juga sebagai BANGUNAN.

BANGUNAN disini merujuk kepada "segala bentuk bangunan fisik baik yg berupa permanen, semi permanen ataupun sementara, beserta bumi dimana dia berdiri sampai dengan kedalaman tidak terhingga" (kalau langit/udara diatasnya apakah termasuk hak BANGUNAN tsb, untuk sementara penulis belum bisa menjawab, mungkin di lain waktu)

PROPERTI pada awalnya merujuk dari kata aslinya dalam Bahasa Inggris yaitu PROPERTY sebenarnya lebih mengarah ke aspek legal/hukum berupa hak dan kepemilikan atas suatu bangunan.

REAL ESTATE berasal dari serapan Bahasa Inggris dalam kata yg persis sama, yg sebenarnya jg merupakan kata serapan yg pada mulanya bersumber dari Bahasa Spanyol. REAL = royal = kerajaan, ESTATE = tanah (pertanian/kebun). sehingga bisa diartikan sebagai suatu kawasan tanah yg dikuasai oleh raja, bangsawan, dan landlord (tuan tanah pada jaman feodal diabad pertengahan) atau yg dikuasai oleh para konglomerat, orang kaya dan rakyat jelata pada umumnya walaupun dalam porsi yg sangat timpang dan kecil (di jaman industri dan jaman informasi saat ini)

jadi jelas disini baik kata properti dan real estate merujuk kepada pengertian yg sama yaitu bangunan (baik berupa hak kepemilikannya beserta tanah dimana dia berdiri).

namun akhir akhir ini telah terjadi pergeseran makna (yg sebenarnya tidak berarti negatif), properti lebih mengarah kepada suatu bangunan single atau masif , misal 1 unit rumah sederhana tipe 36, atau sebuah rumah mewah seorang konglomerat dengan halaman seluas berhektar hektar dan harga puluhan milyar rupiah, atau 1 unit ruko, atau 1 building setinggi 30 lantai, atau 1 komplex mall atau 1 komplex hotel dsb. arti properti lebih mengarah kepada suatu bangunan yg lebih banyak/dominan (baik dari segi harga atau volumenya) komposisi bangunannya itu sendiri dibanding tanahnya.

sedangkan real estate lebih diartikan suatu kompleks bangunan yg memiliki lanskap (tanah dan lingkungannya : taman, jalan, saluran air) dengan kompiosisi yg dominan, contoh praktis istilah ini apabila kita menyebut 1 kata real estate orang awam kebanyakan akan membayangkan suatu kawasan perumahan yg luas dan indah, contoh idealnya adalah karya karya kompleks kota mandiri begawan real estate indonesia Ir. Ciputra

http://forum.purdiechandra.net/showthread.php?t=175

sempat "sedih"


kemarin sore sekitar jam 6 waktu sdh di kendaraan dalam perjalanan pulang dari kantor, dapat tlp dari manajer kredit salah satu bank ternama memberitahukan bahwa pengajuan kredit sy telah ditolak karena bersebelahan dengan SPBU, hmmm sempat "sedih" juga. ini bukan pengalaman pertama kali ditolak waktu pengajuan KPR, seingat sy uda bbrp kali ditolak dalam tahun ini belum termasuk tahun2 kemarin hehehe. alasan lain biasanya ditolak karena, lahan terlalu dekat dengan : sungai, area peternakan, belum bersertifikat dan kuburan (lah iya lahhh...).

tapi sebenarnya berita sore itu bukan lah berita sedih yg sebenar benarnya karena sebetulnya aplikasi KPR yg sy ajukan ke bank tersebut hanyalah satu dari bberapa yg sudah sy ajukan, sdh ada 2 hasil appraisal bank lain yg sdh sy terima dan menurut sy "masuk akal" sehingga seperti biasa target sy adalah beli tanpa DP justru dapat cashback bbrp ratus juta, namun dalam hal ini sy masih terus mencari pembanding bank mana yg akan memberikan penawaran terbaik.

berita kedua dari mbak manajer marketing yg menurut sy good looking itu adalah aplikasi pembelian lahan di lokasi lainnya beserta pendaaan bagi enduser berupa KPR disetujui, cuma ada bbrp dokumen lagi yg harus sy sertakan. kalo td sempat ketinggalan skor nya 0-1 sekarang serasa ada revans 1-1 dan begitu kredit pembelian lahan dan semua user sy yg mengajukan KPR disetujui serasa skor nya berubah jadi 4-1 kaya pertandingan Euro2008 Belanda vs Prancis yg sangat dahsyat barusan hehe.

Thursday, June 12, 2008

jangan pernah taruh hatimu di suatu properti


kenapa kadangkala seseorang kayanya mati2 an ingin "menguasai" suatu poperti tertentu? apakah tdk ada alternatif lokasi lain yg lebih menguntungkan? diperlukan sikap kehati2 an dalam penguasaan atas properti. prinsip utamanya adalah "jangan pernah taruh hatimu di suatu properti jadi harus bersikap rasional karena begitu ada rasa sentimentil muncul, maka segala logika anda dalam pengelolaan properti itu jadi tidak efektif & tidak fokus lagi, karena ingat bisnis properti / real estate itu 3 aspek utama yg terlibat yaitu :

1. LEGAL

yaitu berupa hak kepemilikan atas suatu barang fisik yg dijamin oleh hukum yg dibuktikan dgn sertifikat

2. FINANSIAL

nilai ekonomis, harga pasaran dll. adalah segala perhitungan keuangan yg berkaitan spt : apparaisal aspect, price, market value, cash in, cash out, cashflow, capital gain, depreciation, appreciation, IRR, PV, FV dll

3. FISIK

yaitu perwujudan sosok bangunan itu yg melibatkan ilmu arsitektur sbg perwujudan citarasa, ilmu sipil sbg penerapan ilmu konstruksi, interior sbg aspek kenyamanan didalam ruangan, akustik sbg ilmu tata suara, lighting sbg ilmu tata cahaya,landskap sbg wujud penataan ruang luar dll

nah faktor emosional jelas tidak ada pengaruh dalam pertimbangan berinvestasi, dan kalo hal tsb ternyata dipaksakan jadi bahan pertimbangan maka alasan anda u/ berinvestasi sdh tidak rasional lagi, nah inilah "sumber petaka anda", karena bisa jadi suatu properti yg sebenarnya cuma bernilai rp 100 juta namun karena dulu anda ada kenangan manis misal dulu pernah kost disana waktu kuliah dan pacarnya yg banyak itu bergantian apel ke anda kesitu, maka bisa jadi harga yg kemahalan pun akan tetap anda ambil dgn buta karena akan dikompensasikan antara selisih harga lebihnya dgn "kenangan manis" tsb

namun jangan lupa, ada paradoks dalam dunia properti dimana disatu sisi faktor sentimen atau emosional itu bisa cenderung merugikan spt hal diatas tp disisi lain bisa juga rumour yg terjadi membawa market direction ke arah tertentu baik bullish (harga naik drastis) atau bearish (harga turun drastis). bullish terjadi ketika ada rumor positif berhembus, katakan disuatu kawasan yg merupaka hamparan sawah yg luas yg masih berharga murah diberitakan akan segera dilalui jalan toll dan tepat dimana kita punya lahan akan dibangun pintu toll, apakah kita akan mau melepas harganya kakalu cuma dihargai 2x lipat dari harga saat ini? sebaliknya bearsih adalah ketika bertipu rumor negatif, tidak ada angin tidak ada hujan tiba2 kontraktor PLN sdn melakukan survey bahwa lahan kita akan dilewati oleh SUTET (saluran listrik tegangan ekstra tinggi) kita berminat segera menjualnya sebelumnya dibangun, tp apakah anda punya keyakinan akan laku walaupun telah anda diskon 20% dari harga pasaran saat ini.

dengan pertimbangan diatas sy harap mas ade berpikir lagi, apakah memang sebgitu berharganya rumah paman sehingga anda memeras otak bagaimana bisa membeli ataupun kerja sama dgn bagi hasil. apakah tidak lebih baik memusatkan pemikiran untuk mencari lahan lain yg setara strategisnya dan segera bisa membuka usaha dgn tenang?

sebagai tambahan kalo kerjasama operasional anda sebagai pemodal bisa memperoleh hak sekitar 30-70%. namun harus dipilah lagi kerjasama itu sedikitnya ada 2 macam :

1. PROFIT SHARING : untung bersihnya setelah dipotong segala pengeluaran dibagi sesuai persentase kesepakatan

2. REVENUE SHARING : pendapatan kotornya (omzet) dibagi dahulu sesuai kepakatan dan hasilnya diolah oleh masing masing pihak secara terpisah.

Fix Income & KPR


seharian ini tadi sy banyak kontak dgn orang2 bank, hasilnya beragam, ada yg berhasil dan dapat ide2 baru yg segar, ada yg biasa aja karena sekedar follow up rutin namun ada juga yg menjengkelkan. hal ini terjadi waktu menindaklanjuti KPR para user terutama yg dari Perumahan Dimoro Asri dan Central Park Melati yg sdh komplit dan rumah sdh jadi tp ga cepet2 diproses, di tlp ke hp jg ga diangkat ga tahu ada apa dgn mereka ini...mungkin masalah di rumah dibawa sampai ke kantor atau ada masalah lain bisa jadi.

jam sembilan tepat sesuai janji yg telah kita buat kemarin sore sy tiba di suatu bank ternama dimana akan melengkapi syarat administrasi pengajuan KPR yg kurang.

setiba di kantor sekitar jam 10 karena ada beberapa tempat yg harus dikujungi dahulu, ada bbrp berkas yg sdh siap ditandatangani diatas meja kerja, mulai dari SPK, gambar kerja, termyn. dari laporan staf keuangan td dia dpt tlp dari salah satu bank yg kita akan telah ajukan kredit bahwa notaris telah disiapkan AJB dan akad kreditnya, phhfffff..akhirnya hampir cair jg setelah sekian lama menfollow up hasil aplikasi yg sdh kita komplitin 2 minggu lalu, ACC kreditnya ga sesuai harapan awal tapi persis sama dengan jumlah pengajuan revisinya, lumayan juga buat nambah casflow bbrp minggu terakhir ini lagi kesulitan likuiditas (berharap dapat BLBI tp ga tau caranya hehe) sampai menunggu pencairan KPR yg sdh sy tunggu2 lama karena jumlahnya signifikan dan telah hampir mndekati deadline serah terima rumahnya ke para user.

kemudian ada perkembangan lain yg dilaporkan staf, pengajuan kredit pembelian tanah yg di dekat SPBU itu sdh komplit namun menunggu survey appraisal dari surabaya. sy ga habis mengerti kenapa semua mesti berpusat di ibukota provinsi, ko ga bisa disentralisasikan ke daerah setempat sehingga proses lebih cepat, memang pasti ada pertimbangan ttg kapasitas tanggung jawab kepala cabang bank setempat an faktor safety. penasaran dgn perkembangan sebenarnya langsung sy tlp ke hp marketing kredit yg biasa kontak dgn kita, ternyata jawabannya ga persis sama dgn dgn staf sy td. memang tetap disetujui namun mereka menawarkan kenapa ..."ko minta kreditnya cuma beli lahannya aja, tidak sekalian termasuk biaya pembangunannya?" padahal sdh kita alokasikan untuk proyek ini cuma butuh pendaaan kredit pembelian lahan sedangkankan pembangunan ditanggung seperti biasa dari 3 sumber yaitu : modal sendiri, uang muka user dan supplier yg memasok semua bahan bangunannya. "yesss... thanx GOD for Your kindness...", langsung sy jawa "besok aja jam 10 sy ke kantor bank anda sekalian ada perlu sm manajer kreditnya, padahal sebenarnya yg dimaksud "ada perlu dgn..." setelah ada isyarat luar biasa itu besok kalo sdh kena cacingnya akan kita kejar sampai dapat kepastian kreditnya berapa dan kapan pastinya pencairan , lagu lama hehe...

siangnya bergegas berangkat ke Kediri menuju salah satu bank yg mengkhususkan ke dunia real estate mau menanyakan beberapa macam kredit yg kita perlukan terutama berupa kredit korporasi yg belum pernah kita ajukan. menunggu di lobi kelihatannya banyak realisasi kredit dgn banyak calon user mentanatangi akad kredit, momen ini yg ditunggu2 setiap real estate deeloper karena setelah itu artinya uang KPR sgera cair dan masuk rekening perusahaan kita hehe. sambil menunggu dpt tlp dr seorang teman EU yg mengkonfirmasikan lagi untuk kepastian ikut ecamp nya pak Jaya Setiabudi di Batu Malang minggu depan, masi dilanjut lagi dgn bbrp gosip yg antara lain ada temen 1 angkatan yg lagi adalah masalah keuangan terutama dgn bank kreditnya macet semua dan samapi menyeret bebrapap temen terlibat , rumit jg. rencananya hari ini mau menanyakan ttg pengajuan beberapa kredit yang nantinya akan menjadikan perusahaan kami benar2 sebagai layaknya perusahaan real estate yaitu dukungan dalam hal :
> Kredit Pembebasan Lahan
> Kredit Konstruksi
> Kredit Kepemilikan Rumah
namun sayang pejabat yg berwenang mengurusi sdg trainning di Jakarta selama seminggu, setelah mendapatkan janji ketemu senin depan segera undur diri dan meluncur ke pulang.

begitu sampai kantor sdh ditunggu oleh beberapa user Dimoro Asri karena akan melakukan jadwal ulang karena ada keterlambatan dari pihak kita dalam menyerahkan rumah.

setelah rapat selesai sy sempat menerima tlp dari salah satu bank syariah di surabaya bahwa aplikasi 2 unit pengajuan rumah kost yg sy ajukan 2 minggu lalu secara prinsip telah disetujui semuanya namun hasilnya tidak sesuai dgn harapan awal.

1. rumah kost pertama, dijual RP 500 juta sy ajukan penawaran ke bank RP 900 juta perkiraan awal akan bisa dapet harga segitu karena pertimbangan monthly income pasti dapet credit score tinggi namun ternyata cuma disetujui 530 juta, wah kalo diambil cuma dapat cashback rp 30 juta dan bisa jadi habis kena biaya2 pajak, adminitrasi,provisi, asuransi dll. rumah kost tsb saat ini menghasilkan Rp 6 juta / bulan dari 5 kamarnya dgn harga lama (sdh 2 tahun lom dinaikkan, ada opportunity untuk menaikkan s/d RP 1,5 juta/bulan/kamar namun dgn sedikit renovasi spt mengecat interior dan menservis semua AC nya yg sdh kurang dingin,membuat ventilasi alami di balakang yg gelap secara feng shui pasti jelek serta memasang waterheater yg dulu sempat dicabut krn pertimbangan biaya listrik)dan masih ada 3 kamar lagi yg selama ini ditempati oleh ibu kost an keluarganya, seandaianya jadi sy ambil ada 2 pilihan antara menjadikan 3 kamar induk tsb sbg kamar kost semua sehingga akan mendapatkan tambahan penghasilan 4,5 juta / bulan sehingga total menjadi Rp 12 juta/bulan atau kamar2 depan itu dijadikan homebase aja karena sy akan mengambil master franchise makanan cepat saji untuk wilayah surabaya dan biar memanfaatkan kamar2 tsb. perhitungan bank cicilannya sekitar Rp 6,8 juta per bulan selama 10 tahun jadi klop lah dan ga perlu merogoh katung pribadi tanpa mempertimbangkan dahulu potensi penambahan incomenya. pengeluaran per bulan terbesar untuk listrik sekitar 1-2,5jt karena semua kamar full AC

2. rumah kost kedua, dijual rp 900 juta sy tawarkan ke bank minta pendanaan rp 1,2M namun ternyata setelah diappraisal cuma disetujui pas rp 900 juta, wah alamat ga dapet cashback nich, padahal dari pengalamn yg sudah2 sy selalu dapat cashback atau tidak akan sy ambil propertinya (sombong mode on hehe) alih2 justru memberikan sedikit uang amal buat macam2 biaya KPR nya hehehe. kabar baiknya adalah potensi rumah ini " sangat gila" terdiri atas 12 kamar kost yg semua selalu terisi penuh sejak kost tsb dibangun 3 thn lalu di 2005 dgn total penghasilan sebulan sat ini rp 15 juta dan juga masi ada 2 kamar utama, 1 ruang tamu besar dan 1 garasi masi luas, insting sy main wah bakal bisa dpt tambahan 4 kamar lagi kalo jadi ak ambil, sedangkan potensi incomenya kalo semua dijadikan kost sebanyak 16 kamar bisa mencapai rp 20juta/bulan, padahal hitungan bank dgn masa kredit 15 tahun cicilan cuma rp 14 juta lebih dikit sedangkan pengeluaran sebulan antara rp 2-3 juta, "woooowwww bakal ada minimal 3 jutaan positive cashflow nih", namun di awal harus renovasi dulu dgn menambah sekat ruang tamu dan garasi serta mebeli perlengkapan tidur dan AC.

ada hal yg menarik waktu diskusi by phone td :
1. waktu sy bandingkan2 mau ambil yg mana salah satu dia menyarankan suruh ambil semua sekalian pertimbangannya cash ratio sy masi cukup dan likuid
2. waktu sy cenderung ambil tenor 10 tahun dia prefer 10 tahun, tp yg ini bakalan ga sy turutin..lebih nurut saran p.Purdi aja, kalo bisa kredit cari yg lunasnya sd kiamat hehehe
3. waktu sy tanya berapa lama prosesnya dia bilang kalo karyawan dia bisa memproses sampai cair 3 hari kerja, tapi kalo seperti saya yg wirasweasta dia bilang butuh waktu 2 minggu. wekkkkss..., "kenapa ko jadi lama tanya saya", dia bilang "kalo karyawan kan fix income pak jadi mudah menghitung cash rationya ditunggu aja jadi, nah kalo bapak wiraswasta kan sy harus menganalisa ulang laporan keuangan dan bandingkandgn parameter2 lain". wahhhhhhh.. ternyata adakalanya jadi karyawan itu lebih bernilai dimata bank daripada kita yg entrepreneur ini, walaupun credit limit kita sebenarnya jauh lebih tinggi dari para karyawan hehehe, tp gpp lah sy bilang "diproses aja, kalo ok bilang aja sy segera meluncur ke surabaya untuk realisasi kreditnya", tp buru2 sy tambahi "minggu depan sy weekday sibuk weekend ada ecamp di batu, minggu depannnya lagi yg minggu terkhir juni 2008 juga sibuk urus persiapan launching Gedog Permai dan The Kemuning Residence" kedua proyek terakhir tsb yg driven by market, schedulle kita sebenarnya lom saat launching tp semua orang ko sdh pada indent, takut ga kebagian kavling ruko dan rumah yg juga gratis dan dapat cash back sd rp 150 juta kaleee, waht a business..., sdangkan weekendnya uda janji liburan di jogja ;). (uda mau dicairkan kredit, gantian orang bank nya dijahilin, semoga ga kualat hehe)

a KPR thing's day I tought for this day...

Wednesday, June 11, 2008

harus punya bisnis yg CASHFLOW nya kontinyu dan rutin


td siang sy datang ke suatu bank terbesar di Indonesia yg merupakan bank tempat biasa melakukan berbagai transaksi perbankan karena terkenal dengan pelayanannya terlengkap dan paling beragam. kedatangan sy ini dalam rangka melengkapi persyaratan administrasi yaitu Surat Keterangan Waris dari Kelurahan karena sehari sebelumnya staf legal sy yg biasa mengurusi hal2 sperti ini sdh menyerahkan dokumen2 lainnya komplit selain yg sy akan sampaikan ini ke Manajer Kredit bank tsb.

keperluaan hari ini karena sy akan mengajukan KPR dimana sy telah menawar dan memberikan uang ikatan pembelian berupa suatu rumah dan tanahnya seluas 700 m2 yg akan sy gunakan sebagai kantor pemasaran. bbrp bulan lalu waktu waktu lewat didepannya & membaca tulisan "RUMAH DIJUAL" sy langsung cinta pada pandangan pertama, serasa deja vu seperti waktu jatuh cinta pertama semasa masi bangku SMP dulu . lokasinya sangat strategis dan harganya "sangat murah" menurut sy. benar atau tidak lokasi ini sejak bbrp tahun yg lalu "sudah saya minati" bahkan mungkin sejak belum ada rencana dijual oleh pemiliknya, namun sdh sy imani bahwa sy bisa memilikinya suatu hari dan ternyata "mimpi" tersebut hampir terwujud. mungkin ini yg dibicarakan oleh LOA (Law of Attraction) dan The Secret dimana apapun yg benar secara moral yg telah dimintakan kepada yg Maha Kuasa, diimani dgn sungguh dan percaya bahwa kita telah menerimanya maka hal itu niscaya terjadi (Ask-Believe-Receive).

setelah diterima oleh Manajer Kredit ybs yg sdh kenal baik sekitar 8 tahun, kita basa basi sebentar karena sdh lama tidak berjumpa secara tatap muka dan akhirnya kita sampai ke pembahasan ttg aplikasi kredit berupa KPR tsb. dia mejelaskan bahwa sebaiknya sy punya bisnis lain selain bisnis yg sdh sya gelutii saat ini yaitu real estate developer dan general contrator alasannya karena bisnis yg biasa digolongkan ke dalam bidang konstruksi tsb pekerjaannya "tidak kontinyu dan rutin", by project, short term dan beberapa istilah perbankan lainnya yg sy tidak mengerti namun sy tebak artinya ya sekitar jangka waktu pekerjaan yg tidak bisa mulus terus menerus ada dan ada resiko jedanya. heran juga td itu dan sy berikan argumen sejak perusahaan sy berdiri 3 tahun lalu di tahun 2005 lalu sebagai real estate developer dan lebih lama lagi set back di thn 1997 sejak sy lulus kuliah dan bekerja sebagai kontraktor, pekerjaan yg kita tangani tidak pernah berhenti atau tidak mendapatkan job sama sekali. bahkan revenue (pendapatan usaha) kami setiap tahun meningkat terus menerus bahkan di tahun 2008 ini sy proyeksikan sdh mencapai sebelas digit dgn margin yg cukup gurih walaupun membutuhkan sedikit recovery setelah bulan mei kemarin terpukul dgn kenaikan harga BBM. sy sempat sedih namun rasa penasaran justru terus muncul ingin terus mencari tahu apakah masih ada solusi karena sy begitu yakin "kami sedang berada di bisnis yang hebat dgn kondisi yg dahsyat saat ini". ternyata dia tadi itu "memperingatkan" bisnis sy bukan untuk menolak aplikasi KPR nya namun agar sy segera mendiversifikasikan usaha agar jangan terkumpul di satu bidang saja terutama real estate yg menurut penilaian dia bit risky & unliquidable enough, dan segera sebaiknya mempunyai bisnis yg memperoleh cashflow rutin setiap hari, saran dia salah satunya adalah retail trading. "hmmm masuk akal juga pikirku dalam hati".

sebenarnya saran ini sejalan dengan visi perusahaan holding sy dimana diakhir tahun 2008 ini stelah beberapa proyek selesai tidak lagi sekedar meletakkan telur di dalam satu sangkar saja yg bernama properti dgn fokus selama ini di bidang land development. rencananya akan dikembangkan divisi : hospitality (perhotelan), retail (biar ga repot selain sy lom ngerti bisnis retail simpel aja akan membeli franchise indomaret atau alfamaret sekaligus sbg investor murni sehingga akan menambah passive income portofolio sy), F&B (sdh ditawari ambil master franchise sebuah makanan cepat saji yg berkembang dgn pesat untuk wilayah surabaya dan malang).

di divisi budget hotel itu kita sdh memiliki 2 lokasi sangat strategis yg akan dikembangkan menjadi 2 brand berbeda apabila setelah operasionalnya telah memuaskan akan segera dibuka di kota2 lain mengingat tipe hotel ini dgn ciri : harga terjangkau, standar kualitas layanan yg ramah, bersih dan terletak di tengah kota namun dgn harga yg terjangkau akan booming dimasa depan. saya membayangkan apabila dianalogikan sebagai toko kelontong tradional 2 hotel ini akan sy jadikan "indomaret" dan "alfamaret" yg akan hadir dimana mana dengan pelayanan dan harga yg standart yg hal ini akan sangat memudahkan bagi para musafir untuk menjadi rujukan prioritas apabila mengunjungi suatu kota dimana hotel2 tsb sdh hadir. hal ini terlintas dari pengalaman pribadi dikala mengunjungi suatu kota dan tidak ada jaringan hotel ternama di kota tsb biasanya sy terpaksa menginap di hotel yg "ga jelas" baik dari suasana ruang & pelayanannya yg asal2an atau hotelnya lumayan tp harganya ga nyaman di kantong. disisi lain sy jadi bermiant kembali kemarin ditawari untuk take over toko besi seorang teman sesama kontraktor yg brniat menjual ke sy karena tdk ada yg mengelola sejak ayahnya baru meninggal bbrp bulan yg lalu. kemarin sih belum minat karena sy pikir untuk apa toh toko besi repot karena lebih banyak operasional rutinnya dan margin tipis, lebih enak bisnis sy yg skrg ini karena sangat banyak kesempatan untuk melakukan leverage dan value engineering dimana hal2 tsb merupakan passion sy dalam berbisnis. so kayanya ak mesti menghubungi dia untuk merundingkan harga pengambilalihan yg cocok hehe

makna hari ini yg harus disadari ternyata sy ini masi termasuk orang yg merasa sok pinter, karena walo sdh berbisnis hampir sedasawarsa pun masih bisa "salah konsep berbisnis" dan kena "tamparan lembut" sehingga pikiran menjadi terbuka. namun uniknya hikmahnya didapat bukan karena ikut seminar2 berkualitas dari Anthony Robbins, Robert T Kiyosaki, Hermawan Kartajaya atau Tung Desem Waringin tapi hasil diskusi "remeh" dgn seorang marketing officer bank waktu pengajuan KPR, ada ada saja hehe...

hidup itu ternyata emang bener bener unik :)